KULTUM 2
SUMBER PERBUATAN DOSA
Assalamu alaikum wa rohmatullahi wabarokatuh
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنَّ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا وَرَسُوْلِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى ا للهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، أَمَّا بَعْدُ؛
فَيَا عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُؤْمِنُوْنَ الْمُتَّقُوْنَ، حَيْثُ قَالَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى فِيْ كِتَابِهِ الْعَزِيْزِ:
يَاأَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.
يَاأَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا.
Segala puji kita haturkan kehadirat Alloh subhanahu wata’la, shalawat dan salam ke atas nabi kita Muhammad sholallohu alaihi wasalam, para keluarganya, para sahabatnya, para tabi’ien, tabi’uttabi’ien dan bagi seluruh umatnya yang setia mengikut sunnahnya hingga hari kiamat nanti.
Bapak ibu rahimakumulloh, pada kesempatan kultum kali ini perkenanakan kami menyampaikan kultum dengan tema “ sumber perbuatan dosa”
Bapak ibu rahimakumulloh, apa itu dosa ?, para ulama’ mendefinisikan
عِبَارَةٌ عَنْ كُلِّ مَا هُوَ مُخَالِفٌ لِأَوَامِرِ اَللَّهِ وَرَسُولِهِ فِي تَرْكٍ ، أَوْ فِعْلٍ
Sebuah ungkapan untuk menunjukan suatu pelanggaran terhadap perintah-perintah Alloh dan rasul-Nya, baik itu berupa meninggalkan perintah, atau melanggaranya dengan perbuatan.
Dosa sendiri ada dua macam :
صَغَائِرُ . . وَكَبَائِرُ
Yaitu dosa kecil dan dosa besar, dosa besar sendiri pengertianya adalah :
مَا تَوَعَّدَ اَللَّهُ عَلَيْهِ بِلَعْنَةٍ ، أَوْ غَضَبٍ ، أَوْ طَرْدٍ كَالْكُفْرِ وَالشِّرْكِ ، وَقَتْلِ اَلنَّفْسِ اَلْمَعْصُومَةِ ، وَالزِّنَا وَالرِّبَا ، وَالسَّرَقَةِ وَقَوْلِ اَلزُّورِ وَنَحْوِ ذَلِكَ
Apa-apa yang diancam Alloh dengan laknat, atau kemurkaan, atau dilempar ke neraka, seperti kekafiran, kesyirikan, membunuh jiwa, kemaksiyatan, berzina, riba, mencuri, berkata kotor dan lain sebagainya.
Sedangkan definisi dosa kecil adalah :
مَا دُونَ ذَلِكَ مِنْ اَلذُّنُوبِ
Dosa-dosa yang selain dari pada dosa besar. Yaitu perbuatan dosa yang tidak ada ancaman khusus di dunia maupun di akhirat.
Bapak ibu rahimakumulloh, lalu apa yang menjadi sumber seseorang mampu dan senang berbuat dosa ?, hal mana tidak lepas dari empat karakter buruk hati manusia.
Pertama :
صِفَاتٌ رُبُوبِيَّةٌ : كَالْكِبَرِ وَالْعُجُبِ ، وَحُبِّ اَلْمَدْحِ وَالثَّنَاءِ ، وَالْعِزِّ وَالْغِنَى وَطَلَبِ اَلْبَقَاءِ وَالِاسْتِعْلَاءِ
Sifat rububiyah ( keangkuhan ) : seperti sombong, ujub, cinta pujian dan sanjungan, cinta kemuliaan dan kekalan serta jabatan yang tinggi
Kedua :
وَصِفَاتٌ شَيْطَانِيَّةٌ : كَالْحَسَدِ وَالْبَغْيِ ، وَالنِّفَاقِ ، وَالْمَكَرِ وَالْكَيْدِ
Sifat saitoniyah ( kesetanan ) : seperti dengki, kebencian, munafik, makar, menipu dan lain sebagainya
Ketiga :
وَصِفَاتٌ بَهِيمِيَّةٌ : كَالْحِرْصِ وَالشَّهْوَةِ وَالشَّرَهِ ، وَمِنْ ذَلِكَ يَتَشَعَّبُ اَلزِّنَا وَالسَّرَقَةُ
Sifat bahimiyah ( kebinatangan ) : seperti rakus, syahwat, keburukan, termasuk di dalamnya berzina dan mencuri.
Keempat :
وَصِفَاتٌ سُبْعِيَّةٌ : وَمِنْهَا يَتَشَعَّبُ اَلْغَضَبُ وَالِانْتِقَامُ ، وَالتَّهَجُّمُ عَلَى اَلنَّاسِ بِالضَّرْبِ ، وَالشَّتْمُ ، وَالْقَتْلُ ، وَأَكْلُ اَلْأَمْوَالِ
Sifat sub’iyah ( sifat tamak ) : diantaranya suka mengumbar kemarahan dan dendam, suka main pukul terhadap orang lain, suka mencela, suka berperang, dan suka merebut harta orang lain.
Kaum muslimin rahimakumulloh, itulah empat karakter hati yang menjadi sumber dari perbuatan dosa, semoga Alloh Ta’ala menjaga kita dan keluarga kita dari perbuatan dosa tersebut. Amin ya Rabbal alamin.
Demikian kultum yang dapat kami sampaikan, kurang dan lebihnya mohon maaf yang sebesar-besaranya.
Wassalamu alaikum wa rohmatullohi wa baraokatuh