KULTUM 2
فَضَائِلُ شَهْرِ رَمَضَانَ
KEUTAMAAN BULAN RAMADHAN
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنَّ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا وَرَسُوْلِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى ا للهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، أَمَّا بَعْدُ؛
فَيَا عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُؤْمِنُوْنَ الْمُتَّقُوْنَ، حَيْثُ قَالَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى فِيْ كِتَابِهِ الْعَزِيْزِ:
يَاأَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.
يَاأَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا.
Segala puji kita haturkan kehadirat Alloh subhanahu wata’la, shalawat dan salam ke atas nabi kita Muhammad sholallohu alaihi wasalam, para keluarganya, para sahabatnya, para tabi’ien, tabi’uttabi’ien dan bagi seluruh umatnya yang setia mengikut sunnahnya hingga hari kiamat nanti.
Pada kultum kali ini perkenankanlah kami menyampaikan apa saja keutamaan dari bulan ramadhan. Diantara keutamaan bulan ramadhan adalah :
- أَنْزَلَ اَللَّهُ فِيهِ اَلْقُرْآنَ اَلْكَرِيمَ ( Alloh menurunkan Al-Qur’an pada bulan tersebut )
Hal ini dapat kita lihat dari penjelasan firman Alloh Ta’ala :
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ
“Bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil).” ( Qs. Al-Baqoroh 185 )
Sebagaimana kita ketahui bahwa Al-Qur’an merupakan mu’jizat yang agung sehingga bulan dimana ia diturunkan menjadi bulan yang mulia.
- يَتَضَمَّنُ لَيْلَةَ اَلْقَدَرِ ( terdapat lailatul qodar di dalamnya )
Malam lailatul qodar adalah malam yang sangat utama di mana amalan pada malam itu lebih baik dari pada amalan selama seribu bulan, hal ini dapat kita jumpai dalam firman Allah :
لَيۡلَةُ الۡقَدۡرِ خَيۡرٌ مِّنۡ اَلۡفِ شَهۡرٍؕ
“ Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.” ( Qs. Al-Qadar 3 )
- يَغْفِرُ اَللَّهُ بِهِ اَلذُّنُوبَ ( Alloh akan mengampuni dosa-dosa )
Bulan ramadhan adalah bulan yang penuh ampunan dan maghfirah, nabi sholallohu alaihi wasalam bersabda :
وَرَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ دَخَلَ عَلَيْهِ رَمَضَانُ ثُمَّ اِنْسَلَخَ قَبْلَ أَنْ يَغْفِرَ لَهُ
“ Celakalah orang yang masuk padanya bulan ramadhan kemudian bulan itu berlalu dan ia belum mendapat ampunan “ ( HR. Tirmidzi )
Saking banyaknya ampunan dari Alloh maka rasul mengatakan, bahwa orang yang selesai bulan ramadahan dan ia belum mendapat ampunan maka ia termasuk orang yang celaka.
- تُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ اَلْجَنَّةِ ، وَتُغْلَقُ أَبْوَابُ اَلنِّيرَانِ ( Dibukalah pintu surga dan ditutuplah pintu neraka )
Tentang hal ini nabi sholallohu alaihi waslam bersabda :
إذا جاءَ رَمَضانُ فُتِّحَتْ أبْوابُ الجَنَّةِ، وغُلِّقَتْ أبْوابُ النَّارِ، وصُفِّدَتِ الشَّياطِينُ
“ jika datang bulan ramadhan, pintu-pintu surga dibuka dan ditutuplah pintu-pintu neraka dan setan-setan dibelenggu “ ( mutafaq alaih )
- يَسْتَجِيبُ اَللَّهُ مِنْ عِبَادِهِ اَلدُّعَاءَ ( Alloh mengabulkan do’a-do’a hamba-Nya )
Bulan ramadhan juga merupakan bulan yang mustajabah untuk berdo’a, terutama pada waktu sahur dan menjelang buka, untuk itu marilah kita senantiasa memperbanyak balasan pahala kita dan dikabulkan apasaja yang menjadi permohonan kita.
Bapak ibu rahimakumulloh, Itulah lima poin yang menjadi keutamaan dari bulan ramadhan secara umum, semoga kita bisa lebih baik dalam menjalankan rangkaian ibadah puasa dengan benar.
Dimikianlah yang dapat kami sampikan kurang lebihnya mohon maaf yang sebesar-besarnya
wallohu a’lam.